Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2009

menunggu mu...

Dikala engkau tak kunjung datang Kami terus menanti mu Dikala engkau datang Kami menikmati nyanyian mu... Kami menikmati hawa mu... Kami menikmati cinta mu...
Namun dikala engkau datang dan tak mau kembali... Kami menjadi takut... Kami menjadi gelisah... Kami malu untuk mengatakan segeralah kembali..
Maafkan kami yang tak setia kepada mu... S.Maronie
09 December 2009
18.19
@ office, *yg sedang menunggu hujan reda ;)

Korupsi sah sah saja di negeri ini !!!

Korupsi seakan-akan sudah mendarah daging, berurat akar pada semua aspek kehidupan di negeri ini. Semua orang bisa menjadi korbannya; dari lahir hingga meninggal dunia; paling tidak untuk urusan surat kelahiran dan kematian yang pasti memerlukan uang tambahan. Korupsi juga memberikan pengaruh pada urusan maksiat (misalnya judi dan pelacuran) hingga urusan akhirat, dari rakyat miskin hingga mereka yang kaya raya.
Dari hal tersebut, ada dua dimensi dimana korupsi bekerja. Dimensi yang pertama terjadi di tingkat atas, dimana melibatkan penguasa atau pejabat tinggi pemerintahan dan mencakup nilai uang yang cukup besar. Para politikus dan pejabat negara kita berhasil mengumpulkan uang jutaan rupaih dan dollar dari sumber alam dan bantuan luar negeri.
Sementara itu dalam dimensi yang lain, yang umumnya terjadi di kalangan menengah dan bawah, biasanya bersentuhan langsung dengan kepentingan rakyat atau orang banyak. Korupsi yang terjadi di kalangan menengah dan bawah acap menghambat kepentingan…